Beasiswa Sang Surya

Ahad kemarin, tak seperti biasa episode kajian Ahad pagi PCM Ayah di selenggarakan di tempat terbuka bernama Saung Ndeso di Kedungweru Ayah.

Kajian Ahad pagi yang sejak Ramadhan kemarin harus off ini karena pandemik yg masih tak kunjung usai.

Sebagai salah satu desa di kecamatan Ayah, kedungweru punya beberapa keunikan, pertama menjadi salah satu
Desa dengan populasi penduduk 100% Islam. Sisi lain desa ini langsung berbatasan dg Kabupaten Banyumas (Tambak dan Sumpiuh) ketiga karena di desa ini belum berdiri Ranting Muhammadiyah.

Ahad pagi yg sejuk (tak panas juga tak dingin) serasa semakin menyejukkan ketika Ust Puji Handoko (PDM dan Unimugo) sebagai penceramah menyampaikan tentang bagaimana Rasulullah membentuk karakteristik sahabat yang demikian hebat, sehingga peradaban Islam itu bisa tegak se tegak-tegaknya.

Bercerita tentang 10 sahabat nabi yg Allah jamin Syurga, tak seperti kita yang syurga-Nya belum terjamin. Tapi spirit memperjuangkan nya tak dibekali dengan mental pejuang. 10 sahabat ini kata Ust Puji Handoko merupakan terjemahan narasi lisan dan karya dari ke empat sahabat utama (Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali).

Sesi terakhir pun semakin sejuk ketika Lazismu Kebumen KL Ayah memberikan secara simbolis program Beasiswa Sang Surya kepada salah satu anak yatim dri desa Kedungweru yg juga merupakan pengurus aktif PC IPM Ayah & Rowokele.

Dan peran Lazismu Kebumen dalam mendampingi setiap jejak langkah penerima manfaat menjadi salah satu spirit perjuangan dalam ekspedisi bernama Road To Jannatun Na’im.

Bersiap-lah untuk ambil peran dalam setiap jejak Pengabdian bersama Lazismu Kebumen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *